Budidya kelapa sawit

452 views
1

1. Bagaimana mendapatkan kecambah atau bibit unggul di pasaran? dan bagaimana cara mengidentifikasi bibit unggul palsu?
2. Mengapa distribusi pupuk tidak tepat sasaran?

Margianto (APLKS Kobar) Answered question May 20, 2021
Add a Comment
1
Prof. Cahyono Agus (anonymous) 0 Comments

1. Bagaimana mendapatkan kecambah atau bibit unggul di pasaran? dan bagaimana cara mengidentifikasi bibit unggul palsu?
Produktivitas tanaman sangat bergantung pada genotype (komposisi gen yang dimiliki varietas) dan kondisi lingkungan tapak tumbuh, serta interaksi genotype dengan lingkungan. Varietas genetik unggul memberikan manfaat teknis dan ekonomis yang nyata bagi keberhasilan usaha pertanian, diantaranya pertumbuhan tanaman menjadi seragam, panen serempak, rendemen lebih tinggi, mutu hasil lebih tinggi, sesuai selera konsumen, tanaman akan mempunyai ketahanan yang tinggi terhadap gangguan hama dan penyakit dan beradaptasi yang tinggi terhadap lingkungan sehingga dapat memperkecil penggunaan input seperti pupuk dan pestisida. Faktor-faktor lingkungan yang sangat berpengaruh terhadap penampilan varietas antara lain kesuburan fisik dan kimiawi tanah, iklim, keberadaan hama dan penyakit, teknik budidaya yang digunakan.
Mutu benih unggul dapat dilihat dari mutu genetic, mutu fisik, dan mutu fisiologis. Ciri-ciri benih bermutu adalah varietasnya unggul, benih bernas dan seragam, bersih, tidak tercampur dengan biji gulma atau biji tanaman lain, daya berkecambah dan vigor tinggi sehingga dapat tumbuh baik jika ditanam di lahan, sehat, tidak terinfeksi oleh jamur atau serangan hama. Benih unnggul berlabel merupakan benih yang sudah lulus proses sertifikasi yang merupakan salah satu bentuk jaminan mutu benih. Keuntungan menggunakan benih bermutu tinggi meliputi benih tumbuh dengan tepat dan serempak, bila disemaikan, mampu menghasilkan bibit yang tegar dan sehat, ketika ditanam, bibit dapat tumbuh lebih cepat, dan pertanaman lebih serempak dan populasi tanaman optimum, sehingga mendapatkan hasil yang tingi.
Cara mendapatkan kecambah atau bibit unggul di pasaran adalah dengan membeli pada konter-konter resmi yang menjual bibit bersertifikat resmi, karena telah melalui SOP proses produksi dan jaminan mutu bibit. Bibit unggulan bisa diproduksi secara tradisional melalui perkawinan silang atau perbanyakan vegetatif tanaman unggul, sedangkan secara modern dapat melalui rekayasa genetika atau inseminasi buatan.
Penggunaan bibit unggul biasanya menjadi lebih mahal namun lebih menjamin kualitas produksi, nilai ekonomi, social budaya dan lingkungan yang jauh lebih baik. Penggunaan bibit yang kurang bagus, mengakibatkan produksi juga kurang bagus, sehingga tidak optimal dan justru merugikan. Cara mengidentifikasi bibit unggul palsu adalah tidak ada sertifikat, kenampakan vigor fisik terlihat kurang bagus, pertumbuhan tidak baik, tidak bisa ditelusur, dibuat seadanya.
2. Mengapa distribusi pupuk tidak tepat sasaran?
Pemerintah memberikan pupuk bersubsidi kepada para petani dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional sesuai dengan Surat Keputusan Menperindag No. 70/MPP/Kep/2/2003 tanggal 11 Pebruari 2003, tentang Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Untuk Sektor Pertanian. Pemberian pupuk bersubsidi ini haruslah memenuhi enam prinsip utama yang sudah dicanangkan atau disebut 6T, yakni tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga, tepat tempat, tepat waktu, dan tepat mutu.

Karena terdapat disparitas harga, maka banyak oknum yang menyalahgunakan wewenang, kekuasaan dan kekekuatan dengan mengambil keuntungan ekonomi pribadi sesaat sehingga distribusi pupuk di lapangan banyak yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, distribusi, kartu tani yang terintegrasi dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), system insentif dan punishment, serta penegakan hukum, perlu ditegakkan secara adil.

Tanibaik Admin Changed status to publish May 20, 2021
Add a Comment
Write your answer.

Categories